Athaya
Yumnaku, yang kerap memanggilku “Kakak” meskipun tidak ada yang membiasakannya
seperti itu. Mungkin dari sebayanya atau sepupu-sepupu kecilnya. Aku tidak suka
sebenarnya, tapi apa pun itu.. Aku sangat yakin kamu menjadi salah satu dari
mereka yang dapat menginspirasi banyak orang, dapat berbuat lebih untuk
sesamamu, menjaga orang di sekitarmu.. Aku yakin. Kamu melewati masa kecilmu
dengan bahagia, Semua menyayangimu, berusaha menurutimu, selalu menemanimu..
Ya, meskipun kadang kali kamu juga ikut menjadi samsak Ibu waktu Ia lagi
kecapekan. Hehe.. aku juga, Tapi itu hanya sebagian kecil, bahagiamu jauuuuh
lebih banyak.Sabtu, 20 September 2014
Athaya Yumnaku...
Athaya
Yumnaku, yang kerap memanggilku “Kakak” meskipun tidak ada yang membiasakannya
seperti itu. Mungkin dari sebayanya atau sepupu-sepupu kecilnya. Aku tidak suka
sebenarnya, tapi apa pun itu.. Aku sangat yakin kamu menjadi salah satu dari
mereka yang dapat menginspirasi banyak orang, dapat berbuat lebih untuk
sesamamu, menjaga orang di sekitarmu.. Aku yakin. Kamu melewati masa kecilmu
dengan bahagia, Semua menyayangimu, berusaha menurutimu, selalu menemanimu..
Ya, meskipun kadang kali kamu juga ikut menjadi samsak Ibu waktu Ia lagi
kecapekan. Hehe.. aku juga, Tapi itu hanya sebagian kecil, bahagiamu jauuuuh
lebih banyak.Jumat, 09 Mei 2014
KELIHATANNYA BESAR DILIHAT
Rabu, 13 November 2013
Ada Hati yang Teramat Mengagumimu..
Aku tak akan melupakanmu secepat itu.
Secepat kamu menghapusku dari ingatanmu.
Aku tidak lupa, mendoakanmu di lima belas november nanti.
Meskipun aku tak datang ke tempatmu bertanding atau sekedar mengirim pesan agar kamu tahu, aku mendukungmu.
Mendukungmu dihari yang kau nanti.
Aku tak lupa tentang senyum seseorang yang kerap kutemukan di spionmu, apalagi senyum yg kudapati saat terakhir itu.
Aku tak lupa tentang perasaanku saat kau mendatangi rumahku, melihat kamu berbincang dengan ibuku sangat membuat hatiku gemas, caramu berpamitan dan jabat tangan ketika keningku beradu dengan belakang telapakmu. Aku senang,
Tapi aku harus menjaga hati yang lain, hatiku juga dari kelakuanmu yang tak pernah berada dalam keidealan dan akal sehatku. Tentang aku yang kau bawa bahagia, lalu kau jatuhkan lagi. Atau aku yang kau peluk dan kau bisikkan, "aku tak bisa bersamamu"..
Hati kecilku tetap menunggumu sejak lima november dua ribu dua belas aku menyerah dan melepas komitmenku. Tapi beruntunglah, lidahku selalu menanggapi dengan tidak atas ajakanmu mengulang ikatan lagi. karena aku tau, ada wanita baik hati yang telah berani menjagamu. Meski aku masih tak sanggup menolakmu saat kamu ingin bertandang ke kosan, atau pergi ke rumah dengan alibi ingin menemui adik kecilku. Aku tak sanggup melepasmu, sayang....
Meski aku waras. dan aku harua waras berhenti mengagumimu...
Selamat berjuang sayang, tanpa adanya aku di tanggal itu yakinlah bahwa Tuhan akan memberikan hal yang teramat baik untukmu.
Aku masih mencintaimu. Meski lidahku teramat kelu untuk mengakuinya di depanmu.
Selamat menjadi dirimu di limas november nanti. Semoga Tuhan tetap dan selalu menempatkanmu dalam kebaikan..
Rabu, 06 November 2013
NoComment!
kamu yang entah berada di mana.
semoga dalam kebaikan dan keikhlasan menjalankan rutinitas yang telah ditentukan.
Ingatkan, kita di sini bukan karena kebetulan, daun yang jatuh saja telah tercatat di buku-Nya bukan?
Masihkah kalian disibukkan dengan hari-hari yang tidak menyenangkan?
Atau sedang bersama kawan yang tak sejalan pikirannya?
Atau kemampuan yang jauh dari mereka yang ada di sekitar kita?
Kerap merasa minder? tak punya apa-apa?
Dipandang sebelah mata bahkan?
Kesepian? atau merasa kosong? Biasa saja?
Saya merasakan. Sekarang. Saat ini. Kenapa?
Ada yang salah dengan jalan pikiran saya di tengah mereka yang sudah terbiasa hidup di hiruk-pikuk di bawah naungan tikus berdasi di konflik vertikal para elite politik. Entahlaah --"
Salahkah bila kita banyak uang tanpa berusaha?
Dengan tiduran saja mungkin.
Tanpa tugas setiap hari yang begitu mencekiknya.
Tanpa Praktikum anatomi setiap minggunya hingga menjadikan kamar kosan penuh dengan tulang. Gambar tulang maksudnya, Saya jenuuuh. Ingin pulaaang.
Kenapa Blitar-Malang jadi sejauh ini?
Bukankah kita biasa menempuhnya tak sampai dengan dua jam saja?
So freakin' bad!
Billionaire Lyrics- Bruno Mars
I wanna be on the cover of Forbes magazine
Smiling next to Oprah and the Queen
I see my name in shining lights
Yeah, a different city every night
Oh, I swear the world better prepare
For when I'm a billionaire
Everyday Christmas, give Travie your wish list
I'd probably pull an Angelina and Brad Pitt
And adopt a bunch of babies that ain't never had it
And last but not least grant somebody their last wish
It's been a couple months that I've been single so
You can call me Travie Claus minus the ho ho!
And damn sure do a lot more than FEMA did
Yeah, can't forget about me, stupid
Everywhere I go I'ma have my own theme music
I see my name in shining lights
A different city every night
Oh, I swear the world better prepare
For when I'm a billionaire
Oh oh, oh oh
Dunking on his delegates
Then I'll compliment him on his political etiquette
Toss a couple milli in the air just for the heck of it
But keep the fives, twenties, hiz and biz completely separate
We in recession, but let me take a crack at it
I'll probably take whatever's left and just split it up
So everybody that I love can have a couple bucks
Eating good, sleeping soundly
I know we all have a similar dream
Go in your pocket pull out your wallet, put it in the air and sing
Buy all of the things I never had
Uh, I wanna be on the cover of Forbes magazine
Smiling next to Oprah and the Queen
I see my name in shining lights
A different city every night
Oh, I swear the world better prepare
For when I'm a billionaire
When I'm a billionaire
Selasa, 05 November 2013
Blitar dan Lima Novembernya
Bagaimana kamu menyimpan mereka yang kusayang?
Bagaimana kamu menjaga mereka yang selalu mendoakanku di sini?
Ibuk, Bapak, Adek Attaya, Tante, Om, Mbah, Kakung dan semuanya? aku rinduuu
Bagaimana mungkin kamu aku tinggalkan selama ini hingga menyisakan kerinduan di sepucuk suapan pecelmu, ataukah renyahnya si rempeyek. Haaah entahlaah..
Bagaimana kamu menyimpan kenangan yang telah lama aku tinggalkan?
Bagaimana kamu menyimpan cerita tak terakui dia yang selama ini kurindukan?
Aku merindukannya.
Caranya, Supportnya, tatapan matanya, ambisinya, sifat kekanak-kanakannya kadang, semuanya..
Bukan waktu yang sebentar melompat dari tanggal itu di tahun 2012 hingga kini tak sengaja menemui dan berada di tanggal yang sama setahun setelah kamu aku lepaskan.Kamu yang tidak pernah tahu sesulit apa aku berada di setahun ini. Kamu yang datang, kemudian pergi dan datang lagi dan pergi lagi lagi. Kamu yang sejak lama tak kusimpan di daftar nomor telepon, atau kamu yang tak pernah marah menanggapi sikapku yang juga bingung dengan sikapmu.
Blitar,
Masihkah kamu menyimpan cerita tentang kamu yang sejak lama kukagumi?
Kita pernah melewati hujan bersama, bukan?
Kita pernah berandai bersama kan?
Kita pernah bertukar tugas dan menyelesaikan dengan legawa, bukan?
Aku ingin melupakan. Tapi tidak dengan kenyataanya.
Dan hari ini, setahun sudah peristiwa itu. Tapi tetap saja tak ada yang lain yang mampu sepertimu..
Entah, demi kebodohan yang mana aku tetap menunggumu. Jika waktu selama ini dinyatakan dalam bentuk roti mungkin, bukan sekedar basi tapi telah banyak gembel-gembel berceceran di pinggirnya.
Kamis, 31 Oktober 2013
JODOH Pasti Bertemu (:p)
Afghan-Jodoh Pasti Bertemu
Andai engkau tahu betapa ku mencinta
Selalu menjadikanmu isi dalam doaku
Ku tahu tak mudah menjadi yang kau pinta
Ku pasrahkan hatiku, takdir kan menjawabnya
Jika aku bukan jalanmu
Ku berhenti mengharapkanmu
Jika aku memang tercipta untukmu
Ku kan memilikimu, jodoh pasti bertemu
Andai engkau tahu betapa ku mencinta
Selalu menjadikanmu isi dalam doaku
Ku tahu tak mudah menjadi yang kau pinta
Ku pasrahkan hatiku, takdir kan menjawabnya
Jika aku bukan jalanmu
Ku berhenti mengharapkanmu
Jika aku memang tercipta untukmu
Ku kan memilikimu, jodoh pasti bertemu
Jika aku (jika aku) bukan jalanmu
Ku berhenti mengharapkanmu
Jika aku memang tercipta untukmu
Ku kan memilikimu
(jika aku bukan jalanmu)
Ku berhenti mengharapkanmu
Jika aku memang tercipta untukmu
Ku kan memilikimu, jodoh pasti bertemu
Rabu, 30 Oktober 2013
Its in me !
Perkenalkan, nama saya Cholifatur Rosyida mahasiswa baru di jurusan Fisioterapi UMM. Saya orang biasa yang lahir di sebuah kota biasa yang kecil, Blitar di Jawa Timur. Lahir dan dibesarkan oleh keluarga yang biasa-biasa pula. Dengan kisah hidup yang biasa-biasa juga. Seperti anak-anak lain yang menghabiskan masa kecilnya tanpa bermain layangan di sawah atau bermain petak umpet di pekarangan, saya menghabiskan waktu pagi hingga sore di sebuah sekolah islam terpadu di kabupaten saya. Mulai dari TK sampai dengan SMP.
Namun tidak dengan mimpi yang mulai terbangun saat saya menamatkan bangku SMA. Mimpi saya untuk mengubah kebiasaan masyarakat biasa yang mayoritas tidak memiliki kesadaran tentang budaya sehat bahkan acuh hingga akhirnya menyesal saat didera penyakit yang terlanjur serius. Sesuai “quotes” dari penulis yang sukses menggarap tetralogi Laskar Pelangi di atas. “Bermimpilah dalam hidup, jangan hidup dalam mimpi.” (Andrea Hirata, Sang pemimpi). Mengingatkan bahwa mimpi itu bagian dari hidup yang wajib dipunyai dan diperjuangkan untuk kita nikmati hasilnya suatu saat nanti. Tentunya dengan menunda kesenangan dan berserah kepada-Nya.
Keluar dari jurusan IPA saat saya mengenyam pendidikan di sekolah tingkat atas ternyata tak menghilangkan kebingungan saya saat masuk pada Prodi Fisioterapi ini. Mulai dari istilah ilmiah yang sebagai awam saya tidak pernah mendengar sampai tugas yang begitu banyaknya. Meskipun seperti itu, saya yakin dengan doa, usaha maksimal dan dengan menunda kesenangan, Tuhan akan memeluk dan mewujudkan mimpi-mimpi saya. Aamiin..
Perkembangan Ilmu Pengetahuan di Indonesia
Perkembangan IT di Indonesia yang Semakin Melonjak Kreativitasnya
Sumber
University of Trunojoyo Madura visits Communication UMM
Harga Emas Dunia Turun
- Rabu, 30 Oktober 2013 | 07:40 WIB
Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember turun 6,7 dollar AS, atau 0,5 persen, menjadi ditutup pada 1.345,5 dollar AS per ounce.
Lembaga riset The Conference Board pada Selasa melaporkan bahwa indeks kepercayaan konsumen jatuh menjadi 71,2 pada Oktober dari 80,2 pada September, tingkat terendah dalam enam bulan.
Data yang dirilis oleh Departemen Perdagangan menunjukkan bahwa persediaan bisnis naik 0,3 persen ke penyesuaian secara musiman 1,67 triliun dollar AS pada Agustus, dan penjualan ritel turun 0,1 persen disesuaikan secara musiman pada September.
Departemen Tenaga Kerja mengatakan indeks harga produsen (PPI) AS turun 0,1 persen disesuaikan secara musiman pada September, sedangkan PPI inti naik 0,1 persen.
Sementara laporan indeks S&P/Case-Shiller menunjukkan bahwa harga rumah naik 12,8 persen tahun ke tahun pada Agustus, laju tercepat sejak awal 2006.
Data beragam yang dirilis pada Selasa menunjukkan bahwa meskipun ekonomi AS tidak dalam bahaya tergelincir kembali ke resesi saat ini, juga tidak mengalami akselerasi. Akibatnya, para investor dan ekonom mendorong kembali harapan mereka untuk penarikan kebijakan stimulus Federal Reserve.
Dolar yang sedang menguat juga menekan permintaan emas. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang naik menjadi 79,644 dari 79,242 pada akhir Senin.
Sementara perak untuk pengiriman Desember turun 4,6 sen, atau 0,2 persen, menjadi ditutup pada 22,492 dollar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun 11 dollar AS, atau 0,75 persen, menjadi ditutup pada 1.461,9 dollar AS per ounce.
Sumber
Senin, 28 Oktober 2013
PENJAHAT BIJAK
Assalamualaikum..
semoga kalian berada dalam keikhlasan dan kemungkinan terbaik. Amiin
Jangan lupa bermimpi karena sesungguhnya kalian tidak hidup di alam mimpi. Jangan luipa bersyukur karena Allah selalu memberikan apa yang kitan butuhkan. Ingat, bukan sesuatu yang kita inginkan. Seperti itulah kalimat yang teorinya telah kita pahami tapi tak banyak dari kita yang pandai bersyukur di segala waktu dan tempat.
Sedikit berceloteh tentang hari-hari saya yang tidak membosankan sih, konyol, kekanak-kanakan katanyaaa, gak penting bagi sebagian orang, yaaa... mencari harta karun Flying Dutchman deh yang penting.
"Berada di situasi baru membuat saya depresi dan sedikit gila tanpa garam saat ini, harus terus beradaptasi dengan kalian yang notabene bukan berdomisili sama, dengan cara dan kebiasaan hidup yang sama sekali tak menarik rasa penasaran saya, entahlah... Mulai cara merendahkan yang so sweet seperti itu, dengan gaya yang sok tak butuh teman, hanya butuh ilmu SAJA katanya. Bingung bingung deeeh... Gaya hidup yang terus dikejar tapi sekarat di akhir bulan "
Lupakan.
lupakan tentang teman baru yang semoga cepat saya mengerti keinginannya dan tidak lagi menganggu pikiran saya sehingga kita semua terjauh dari perasaan yang bisa jadi memberatkan timbangan amal jelek kita nanti. Hiiiiiii.......
Sekarang, mau tak mau. harus kembali berniat jadi mereka yang bisa mengatur hidup dan mapan. Menghidupi keluarga juga menaikkan taraf hidup masyarakat sekitar. ceileh.. (entah apa perasaan saya ketika tua nanti membaca note ini) mimpi boleh-boleh saja kaaan... asal terwujud!! Amiin ya Robbal Alamin.
Lets move juga pastinyaaa, hari baru, semangat baru, mimpi baru...
Bismillah.
Wassalam... jadi penjahat yang bijak yaa :)
See yaa
Minggu, 28 Juli 2013
Biar, Tuhan Tahu Siapa yang Harus Disayang
Setitik demi setitik hingga sampai akhirnya pada garis, lalu melengkung dan putus. Biarkan putus atau meyambungnya lagi? Menyambung dengan apa? atau "tak apalah putus sedikit saja, nanti tumbuh dan hadir lagi..." Entahlah aku terlalu awam untuk sekedar tau tentang rencana Tuhan.
Kesetiaan yang membuatku tak lebih dari bodoh, setia pada penantian dan rela untuk tertunda demi seuah perpisahan pada ujungnya. Hingga setahun pun bidak tak akan berubah. Entah sampai kapan pun layaknya x dan y yang tak akan pernah menyatu dan tak akan bernh terbaca meski mereka selalu berurutan dan berdekatan. Dan aku tak mampu untuk sekedar menanti.. aku lelah, lelah yang teramat..
Ketika Izrail Mencabut Nyawa
Sebelas hari menuju Hari Raya. Tapi apa yang berubah dengan kita? Sudahkah kita menyegerakan sholat ketika muadzin sahut sahutan menyerukan asma-Nya bergantian tiada henti? Kalau saya sih iya, waktu bedug maghrib, bersegera mengambil mangkuk dan melahap semua yang ada di meja. Tapi tetap saja belum dengan sholat lima waktunya, apalagi sholat sunnah, dzikir ma'sturot, tilawah Al-Qur'an, mulut yang selalu saja bergosip, megeluh, menjauhkan diri dari kemaksiatan, berinfaq, saling membantu dan hal baik lainnya. Hmfff ... apa saya masih terlalu canggung untung berbuat baik?
Sudahkah saya siap ketika suatu saat nanti malaikat Izrail mencabut nyawa saya ketika saya sedang asyik ngobrol bersama sejawat saya? Pasti saya tidak mau mati konyol dalam posisi seperti itu. Maunya sih, waktu sujud saat tahajudan , Ooooh so sweet nya.
Kalau nggk sekarang, kapan lagi man kita taubatnya.. dunia udah tua. Iluminati pun dimana mana. Nggak salah deh kalau kiamat emang bergerak mendekat kita atau malah kita yang secara tidak sadar berlari mendekat sedang kita tidak dengan kondisi siap mati yaah? Entahlah. Hmmm, Ramadhan seharusnya jadi bulan yang mempioneri sikap baik saya guna sebelas bulan kedepan hingga akhirnya Insyaalloh Ramadhan menemui kita lagi pada tahun berikutnya. Aamiin.. semoga Allah menggolongkan kita ke dalam golongan orang mukmin yang seantiasa berubah kearah kebaikan. Aamiin...
الخَاطِئَةِ بَيْنَ يَدَيْكَ. عَبِيدُكَ سِوَايَ كَثِيرٌ وَلَيسَ لِي سَيِّدٌ سِوَاكَ. لاَ مَلجَأَ وَلاَ مَنجَى مِنْكَ إِلاَّ إِلَيْكَ. أَسْأَلُكَ مَسْئَلَةَ الِمسْكِينَ. وَأَبْتَهِيْلُ إِلَيْكَ إِبْتِهَالَ الخَاضِعِ الذَّلِيْلِ. وَأَدْعُوكَ دُعَاءَ الخَائِفِ الضَّرِيْرِ. سُؤَالَ مَن خَضَعَتْ لَكَ رَقْبَتُهُ. وَرَغِمَ لَكَ أَنفُهُ وَفَاضَتْ لَكَ عَينَاهُ. وَذَلَّ لَكَ قَلْبُهُ.
“Aku mohon dengan keperkasaan-Mu dan kehinaanku agar Engkau menghiasi aku. Aku mohon kekuatan-Mu dan kelemahanku, dengan kekeyaan-Mu dan kebutuhanku kepada-Mu. Inilah ubun-ubunku yang pembohong dan penuh dosa ada di hadapan-Mu. Aku hamba-Mu, dosa-dosaku amat banyak, dan aku tidak mempunyai majikan selain Engkau. Tidak ada tempat berlindung dan lari dari-Mu melainkan kepada-Mu jua. Aku meminta kepada-Mu sebagai orang miskin; aku beribadah kepada-Mu dengan tunduk dan merendahkan diri; aku berdoa kepada-Mu dengan peresaan takut dan sabar. Aku mohon kepada-Mu sebagai permohonan orang yang lehernya tunduk kepada-Mu, patuh kepada-M, dengan air mata berderai dan hatinya hina dina”.
يَامَنْ أَلُوذُ بِهِ فِيمَا أُؤَمِّلُهُ وَمَن أَعُوْذُ بِهِ مِمَّا أُحَاذِرُهُ لاَيَجْبُرُ النَّاسُ عَظمًا أَنتَ كَاسِرُهُ وَلاَ يَهِيْضُونَ عَظْماً اَنتَ جَابِرُهُ
“Wahai Dzat yang aku berlindung kepada-Nya mengenai apa yang aku cita-citakan, wahai Dzat yang aku berlindung kepada-nya dari apa yang aku takutkan, tidak ada orang yang dapat menambal tulang yang Engkau patahkan, dan tidak ada yang dapat mematahkan tulang yang Engkau balut”.
Sabtu, 27 Juli 2013
Moga Bunda Disayang Allah*
Bunda,
Saat kami bayi, engkau orang terakhir tidur setelah dunia lelap,
bahkan boleh jadi tidak tidur, agar kami bisa nyenyak.
Dan engkau pula yang pertama kami lihat saat terjaga.
Bunda,
Saat kami kanak-kanak, engkau orang terakhir yang putus rasa sabarnya,
bahkan boleh jadi tidak pernah, walau orang2 lain telah jengkel setengah mati
Dan engkau pula yang pertama membesarkan hati.
Bunda,
Saat kami gagal, engkau orang terakhir yang berputus asa,
bahkan boleh jadi tidak pernah, meski seluruh dunia sudah berhenti berharap
Dan engkau pula yang pertama menghibur.
Bunda,
Saat kami sakit, engkau orang terakhir yang bertahan menemani,
bahkan boleh jadi tidak pernah pergi, meski sekitar telah kembali sibuk
Dan engkau pula yang pertama berbisik kabar kesembuhan.
Bunda,
Saat kami ragu2, engkau orang terakhir yang hilang keyakinan,
bahkan boleh jadi tidak pernah pergi, meski sekitar telah menyerah
Dan engkau pula yang pertama berbisik tentang janji-janji.
Walaupun,
Saat kami besar, boleh jadi engkau orang terakhir yang kami hubungi,
bahkan boleh jadi tidak pernah, karena alasan sibuk atau apalah
Walaupun,
Saat kami bahagia, boleh jadi engkau orang terakhir yang tahu,
bahkan boleh jadi benar2 amat terlambat, karena alasan tidak sempat atau apalah
Bunda,
Di antara bisik doa-doa-mu, sungguh terselip beribu nama kami
Dan boleh jadi itulah yang membawa kami hingga seperti hari ini
Engkau orang terakhir yang akan berhenti mendoakan kami,
bahkan boleh jadi tidak pernah berhenti, hingga akhir hayat.
Dan sungguh, Engkau pula orang pertama yang mengucapkan kata Amin bagi kami.
Sabtu, 20 September 2014
Athaya Yumnaku...
Athaya
Yumnaku, yang kerap memanggilku “Kakak” meskipun tidak ada yang membiasakannya
seperti itu. Mungkin dari sebayanya atau sepupu-sepupu kecilnya. Aku tidak suka
sebenarnya, tapi apa pun itu.. Aku sangat yakin kamu menjadi salah satu dari
mereka yang dapat menginspirasi banyak orang, dapat berbuat lebih untuk
sesamamu, menjaga orang di sekitarmu.. Aku yakin. Kamu melewati masa kecilmu
dengan bahagia, Semua menyayangimu, berusaha menurutimu, selalu menemanimu..
Ya, meskipun kadang kali kamu juga ikut menjadi samsak Ibu waktu Ia lagi
kecapekan. Hehe.. aku juga, Tapi itu hanya sebagian kecil, bahagiamu jauuuuh
lebih banyak.Jumat, 09 Mei 2014
KELIHATANNYA BESAR DILIHAT
Rabu, 13 November 2013
Ada Hati yang Teramat Mengagumimu..
Aku tak akan melupakanmu secepat itu.
Secepat kamu menghapusku dari ingatanmu.
Aku tidak lupa, mendoakanmu di lima belas november nanti.
Meskipun aku tak datang ke tempatmu bertanding atau sekedar mengirim pesan agar kamu tahu, aku mendukungmu.
Mendukungmu dihari yang kau nanti.
Aku tak lupa tentang senyum seseorang yang kerap kutemukan di spionmu, apalagi senyum yg kudapati saat terakhir itu.
Aku tak lupa tentang perasaanku saat kau mendatangi rumahku, melihat kamu berbincang dengan ibuku sangat membuat hatiku gemas, caramu berpamitan dan jabat tangan ketika keningku beradu dengan belakang telapakmu. Aku senang,
Tapi aku harus menjaga hati yang lain, hatiku juga dari kelakuanmu yang tak pernah berada dalam keidealan dan akal sehatku. Tentang aku yang kau bawa bahagia, lalu kau jatuhkan lagi. Atau aku yang kau peluk dan kau bisikkan, "aku tak bisa bersamamu"..
Hati kecilku tetap menunggumu sejak lima november dua ribu dua belas aku menyerah dan melepas komitmenku. Tapi beruntunglah, lidahku selalu menanggapi dengan tidak atas ajakanmu mengulang ikatan lagi. karena aku tau, ada wanita baik hati yang telah berani menjagamu. Meski aku masih tak sanggup menolakmu saat kamu ingin bertandang ke kosan, atau pergi ke rumah dengan alibi ingin menemui adik kecilku. Aku tak sanggup melepasmu, sayang....
Meski aku waras. dan aku harua waras berhenti mengagumimu...
Selamat berjuang sayang, tanpa adanya aku di tanggal itu yakinlah bahwa Tuhan akan memberikan hal yang teramat baik untukmu.
Aku masih mencintaimu. Meski lidahku teramat kelu untuk mengakuinya di depanmu.
Selamat menjadi dirimu di limas november nanti. Semoga Tuhan tetap dan selalu menempatkanmu dalam kebaikan..
Rabu, 06 November 2013
NoComment!
kamu yang entah berada di mana.
semoga dalam kebaikan dan keikhlasan menjalankan rutinitas yang telah ditentukan.
Ingatkan, kita di sini bukan karena kebetulan, daun yang jatuh saja telah tercatat di buku-Nya bukan?
Masihkah kalian disibukkan dengan hari-hari yang tidak menyenangkan?
Atau sedang bersama kawan yang tak sejalan pikirannya?
Atau kemampuan yang jauh dari mereka yang ada di sekitar kita?
Kerap merasa minder? tak punya apa-apa?
Dipandang sebelah mata bahkan?
Kesepian? atau merasa kosong? Biasa saja?
Saya merasakan. Sekarang. Saat ini. Kenapa?
Ada yang salah dengan jalan pikiran saya di tengah mereka yang sudah terbiasa hidup di hiruk-pikuk di bawah naungan tikus berdasi di konflik vertikal para elite politik. Entahlaah --"
Salahkah bila kita banyak uang tanpa berusaha?
Dengan tiduran saja mungkin.
Tanpa tugas setiap hari yang begitu mencekiknya.
Tanpa Praktikum anatomi setiap minggunya hingga menjadikan kamar kosan penuh dengan tulang. Gambar tulang maksudnya, Saya jenuuuh. Ingin pulaaang.
Kenapa Blitar-Malang jadi sejauh ini?
Bukankah kita biasa menempuhnya tak sampai dengan dua jam saja?
So freakin' bad!
Billionaire Lyrics- Bruno Mars
I wanna be on the cover of Forbes magazine
Smiling next to Oprah and the Queen
I see my name in shining lights
Yeah, a different city every night
Oh, I swear the world better prepare
For when I'm a billionaire
Everyday Christmas, give Travie your wish list
I'd probably pull an Angelina and Brad Pitt
And adopt a bunch of babies that ain't never had it
And last but not least grant somebody their last wish
It's been a couple months that I've been single so
You can call me Travie Claus minus the ho ho!
And damn sure do a lot more than FEMA did
Yeah, can't forget about me, stupid
Everywhere I go I'ma have my own theme music
I see my name in shining lights
A different city every night
Oh, I swear the world better prepare
For when I'm a billionaire
Oh oh, oh oh
Dunking on his delegates
Then I'll compliment him on his political etiquette
Toss a couple milli in the air just for the heck of it
But keep the fives, twenties, hiz and biz completely separate
We in recession, but let me take a crack at it
I'll probably take whatever's left and just split it up
So everybody that I love can have a couple bucks
Eating good, sleeping soundly
I know we all have a similar dream
Go in your pocket pull out your wallet, put it in the air and sing
Buy all of the things I never had
Uh, I wanna be on the cover of Forbes magazine
Smiling next to Oprah and the Queen
I see my name in shining lights
A different city every night
Oh, I swear the world better prepare
For when I'm a billionaire
When I'm a billionaire
Selasa, 05 November 2013
Blitar dan Lima Novembernya
Bagaimana kamu menyimpan mereka yang kusayang?
Bagaimana kamu menjaga mereka yang selalu mendoakanku di sini?
Ibuk, Bapak, Adek Attaya, Tante, Om, Mbah, Kakung dan semuanya? aku rinduuu
Bagaimana mungkin kamu aku tinggalkan selama ini hingga menyisakan kerinduan di sepucuk suapan pecelmu, ataukah renyahnya si rempeyek. Haaah entahlaah..
Bagaimana kamu menyimpan kenangan yang telah lama aku tinggalkan?
Bagaimana kamu menyimpan cerita tak terakui dia yang selama ini kurindukan?
Aku merindukannya.
Caranya, Supportnya, tatapan matanya, ambisinya, sifat kekanak-kanakannya kadang, semuanya..
Bukan waktu yang sebentar melompat dari tanggal itu di tahun 2012 hingga kini tak sengaja menemui dan berada di tanggal yang sama setahun setelah kamu aku lepaskan.Kamu yang tidak pernah tahu sesulit apa aku berada di setahun ini. Kamu yang datang, kemudian pergi dan datang lagi dan pergi lagi lagi. Kamu yang sejak lama tak kusimpan di daftar nomor telepon, atau kamu yang tak pernah marah menanggapi sikapku yang juga bingung dengan sikapmu.
Blitar,
Masihkah kamu menyimpan cerita tentang kamu yang sejak lama kukagumi?
Kita pernah melewati hujan bersama, bukan?
Kita pernah berandai bersama kan?
Kita pernah bertukar tugas dan menyelesaikan dengan legawa, bukan?
Aku ingin melupakan. Tapi tidak dengan kenyataanya.
Dan hari ini, setahun sudah peristiwa itu. Tapi tetap saja tak ada yang lain yang mampu sepertimu..
Entah, demi kebodohan yang mana aku tetap menunggumu. Jika waktu selama ini dinyatakan dalam bentuk roti mungkin, bukan sekedar basi tapi telah banyak gembel-gembel berceceran di pinggirnya.
Kamis, 31 Oktober 2013
JODOH Pasti Bertemu (:p)
Afghan-Jodoh Pasti Bertemu
Andai engkau tahu betapa ku mencinta
Selalu menjadikanmu isi dalam doaku
Ku tahu tak mudah menjadi yang kau pinta
Ku pasrahkan hatiku, takdir kan menjawabnya
Jika aku bukan jalanmu
Ku berhenti mengharapkanmu
Jika aku memang tercipta untukmu
Ku kan memilikimu, jodoh pasti bertemu
Andai engkau tahu betapa ku mencinta
Selalu menjadikanmu isi dalam doaku
Ku tahu tak mudah menjadi yang kau pinta
Ku pasrahkan hatiku, takdir kan menjawabnya
Jika aku bukan jalanmu
Ku berhenti mengharapkanmu
Jika aku memang tercipta untukmu
Ku kan memilikimu, jodoh pasti bertemu
Jika aku (jika aku) bukan jalanmu
Ku berhenti mengharapkanmu
Jika aku memang tercipta untukmu
Ku kan memilikimu
(jika aku bukan jalanmu)
Ku berhenti mengharapkanmu
Jika aku memang tercipta untukmu
Ku kan memilikimu, jodoh pasti bertemu
Rabu, 30 Oktober 2013
Its in me !
Perkenalkan, nama saya Cholifatur Rosyida mahasiswa baru di jurusan Fisioterapi UMM. Saya orang biasa yang lahir di sebuah kota biasa yang kecil, Blitar di Jawa Timur. Lahir dan dibesarkan oleh keluarga yang biasa-biasa pula. Dengan kisah hidup yang biasa-biasa juga. Seperti anak-anak lain yang menghabiskan masa kecilnya tanpa bermain layangan di sawah atau bermain petak umpet di pekarangan, saya menghabiskan waktu pagi hingga sore di sebuah sekolah islam terpadu di kabupaten saya. Mulai dari TK sampai dengan SMP.
Namun tidak dengan mimpi yang mulai terbangun saat saya menamatkan bangku SMA. Mimpi saya untuk mengubah kebiasaan masyarakat biasa yang mayoritas tidak memiliki kesadaran tentang budaya sehat bahkan acuh hingga akhirnya menyesal saat didera penyakit yang terlanjur serius. Sesuai “quotes” dari penulis yang sukses menggarap tetralogi Laskar Pelangi di atas. “Bermimpilah dalam hidup, jangan hidup dalam mimpi.” (Andrea Hirata, Sang pemimpi). Mengingatkan bahwa mimpi itu bagian dari hidup yang wajib dipunyai dan diperjuangkan untuk kita nikmati hasilnya suatu saat nanti. Tentunya dengan menunda kesenangan dan berserah kepada-Nya.
Keluar dari jurusan IPA saat saya mengenyam pendidikan di sekolah tingkat atas ternyata tak menghilangkan kebingungan saya saat masuk pada Prodi Fisioterapi ini. Mulai dari istilah ilmiah yang sebagai awam saya tidak pernah mendengar sampai tugas yang begitu banyaknya. Meskipun seperti itu, saya yakin dengan doa, usaha maksimal dan dengan menunda kesenangan, Tuhan akan memeluk dan mewujudkan mimpi-mimpi saya. Aamiin..
Perkembangan Ilmu Pengetahuan di Indonesia
Perkembangan IT di Indonesia yang Semakin Melonjak Kreativitasnya
Sumber
University of Trunojoyo Madura visits Communication UMM
Harga Emas Dunia Turun
- Rabu, 30 Oktober 2013 | 07:40 WIB
Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember turun 6,7 dollar AS, atau 0,5 persen, menjadi ditutup pada 1.345,5 dollar AS per ounce.
Lembaga riset The Conference Board pada Selasa melaporkan bahwa indeks kepercayaan konsumen jatuh menjadi 71,2 pada Oktober dari 80,2 pada September, tingkat terendah dalam enam bulan.
Data yang dirilis oleh Departemen Perdagangan menunjukkan bahwa persediaan bisnis naik 0,3 persen ke penyesuaian secara musiman 1,67 triliun dollar AS pada Agustus, dan penjualan ritel turun 0,1 persen disesuaikan secara musiman pada September.
Departemen Tenaga Kerja mengatakan indeks harga produsen (PPI) AS turun 0,1 persen disesuaikan secara musiman pada September, sedangkan PPI inti naik 0,1 persen.
Sementara laporan indeks S&P/Case-Shiller menunjukkan bahwa harga rumah naik 12,8 persen tahun ke tahun pada Agustus, laju tercepat sejak awal 2006.
Data beragam yang dirilis pada Selasa menunjukkan bahwa meskipun ekonomi AS tidak dalam bahaya tergelincir kembali ke resesi saat ini, juga tidak mengalami akselerasi. Akibatnya, para investor dan ekonom mendorong kembali harapan mereka untuk penarikan kebijakan stimulus Federal Reserve.
Dolar yang sedang menguat juga menekan permintaan emas. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang naik menjadi 79,644 dari 79,242 pada akhir Senin.
Sementara perak untuk pengiriman Desember turun 4,6 sen, atau 0,2 persen, menjadi ditutup pada 22,492 dollar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun 11 dollar AS, atau 0,75 persen, menjadi ditutup pada 1.461,9 dollar AS per ounce.
Sumber
Senin, 28 Oktober 2013
PENJAHAT BIJAK
Assalamualaikum..
semoga kalian berada dalam keikhlasan dan kemungkinan terbaik. Amiin
Jangan lupa bermimpi karena sesungguhnya kalian tidak hidup di alam mimpi. Jangan luipa bersyukur karena Allah selalu memberikan apa yang kitan butuhkan. Ingat, bukan sesuatu yang kita inginkan. Seperti itulah kalimat yang teorinya telah kita pahami tapi tak banyak dari kita yang pandai bersyukur di segala waktu dan tempat.
Sedikit berceloteh tentang hari-hari saya yang tidak membosankan sih, konyol, kekanak-kanakan katanyaaa, gak penting bagi sebagian orang, yaaa... mencari harta karun Flying Dutchman deh yang penting.
"Berada di situasi baru membuat saya depresi dan sedikit gila tanpa garam saat ini, harus terus beradaptasi dengan kalian yang notabene bukan berdomisili sama, dengan cara dan kebiasaan hidup yang sama sekali tak menarik rasa penasaran saya, entahlah... Mulai cara merendahkan yang so sweet seperti itu, dengan gaya yang sok tak butuh teman, hanya butuh ilmu SAJA katanya. Bingung bingung deeeh... Gaya hidup yang terus dikejar tapi sekarat di akhir bulan "
Lupakan.
lupakan tentang teman baru yang semoga cepat saya mengerti keinginannya dan tidak lagi menganggu pikiran saya sehingga kita semua terjauh dari perasaan yang bisa jadi memberatkan timbangan amal jelek kita nanti. Hiiiiiii.......
Sekarang, mau tak mau. harus kembali berniat jadi mereka yang bisa mengatur hidup dan mapan. Menghidupi keluarga juga menaikkan taraf hidup masyarakat sekitar. ceileh.. (entah apa perasaan saya ketika tua nanti membaca note ini) mimpi boleh-boleh saja kaaan... asal terwujud!! Amiin ya Robbal Alamin.
Lets move juga pastinyaaa, hari baru, semangat baru, mimpi baru...
Bismillah.
Wassalam... jadi penjahat yang bijak yaa :)
See yaa
Minggu, 28 Juli 2013
Biar, Tuhan Tahu Siapa yang Harus Disayang
Setitik demi setitik hingga sampai akhirnya pada garis, lalu melengkung dan putus. Biarkan putus atau meyambungnya lagi? Menyambung dengan apa? atau "tak apalah putus sedikit saja, nanti tumbuh dan hadir lagi..." Entahlah aku terlalu awam untuk sekedar tau tentang rencana Tuhan.
Kesetiaan yang membuatku tak lebih dari bodoh, setia pada penantian dan rela untuk tertunda demi seuah perpisahan pada ujungnya. Hingga setahun pun bidak tak akan berubah. Entah sampai kapan pun layaknya x dan y yang tak akan pernah menyatu dan tak akan bernh terbaca meski mereka selalu berurutan dan berdekatan. Dan aku tak mampu untuk sekedar menanti.. aku lelah, lelah yang teramat..
Ketika Izrail Mencabut Nyawa
Sebelas hari menuju Hari Raya. Tapi apa yang berubah dengan kita? Sudahkah kita menyegerakan sholat ketika muadzin sahut sahutan menyerukan asma-Nya bergantian tiada henti? Kalau saya sih iya, waktu bedug maghrib, bersegera mengambil mangkuk dan melahap semua yang ada di meja. Tapi tetap saja belum dengan sholat lima waktunya, apalagi sholat sunnah, dzikir ma'sturot, tilawah Al-Qur'an, mulut yang selalu saja bergosip, megeluh, menjauhkan diri dari kemaksiatan, berinfaq, saling membantu dan hal baik lainnya. Hmfff ... apa saya masih terlalu canggung untung berbuat baik?
Sudahkah saya siap ketika suatu saat nanti malaikat Izrail mencabut nyawa saya ketika saya sedang asyik ngobrol bersama sejawat saya? Pasti saya tidak mau mati konyol dalam posisi seperti itu. Maunya sih, waktu sujud saat tahajudan , Ooooh so sweet nya.
Kalau nggk sekarang, kapan lagi man kita taubatnya.. dunia udah tua. Iluminati pun dimana mana. Nggak salah deh kalau kiamat emang bergerak mendekat kita atau malah kita yang secara tidak sadar berlari mendekat sedang kita tidak dengan kondisi siap mati yaah? Entahlah. Hmmm, Ramadhan seharusnya jadi bulan yang mempioneri sikap baik saya guna sebelas bulan kedepan hingga akhirnya Insyaalloh Ramadhan menemui kita lagi pada tahun berikutnya. Aamiin.. semoga Allah menggolongkan kita ke dalam golongan orang mukmin yang seantiasa berubah kearah kebaikan. Aamiin...
الخَاطِئَةِ بَيْنَ يَدَيْكَ. عَبِيدُكَ سِوَايَ كَثِيرٌ وَلَيسَ لِي سَيِّدٌ سِوَاكَ. لاَ مَلجَأَ وَلاَ مَنجَى مِنْكَ إِلاَّ إِلَيْكَ. أَسْأَلُكَ مَسْئَلَةَ الِمسْكِينَ. وَأَبْتَهِيْلُ إِلَيْكَ إِبْتِهَالَ الخَاضِعِ الذَّلِيْلِ. وَأَدْعُوكَ دُعَاءَ الخَائِفِ الضَّرِيْرِ. سُؤَالَ مَن خَضَعَتْ لَكَ رَقْبَتُهُ. وَرَغِمَ لَكَ أَنفُهُ وَفَاضَتْ لَكَ عَينَاهُ. وَذَلَّ لَكَ قَلْبُهُ.
“Aku mohon dengan keperkasaan-Mu dan kehinaanku agar Engkau menghiasi aku. Aku mohon kekuatan-Mu dan kelemahanku, dengan kekeyaan-Mu dan kebutuhanku kepada-Mu. Inilah ubun-ubunku yang pembohong dan penuh dosa ada di hadapan-Mu. Aku hamba-Mu, dosa-dosaku amat banyak, dan aku tidak mempunyai majikan selain Engkau. Tidak ada tempat berlindung dan lari dari-Mu melainkan kepada-Mu jua. Aku meminta kepada-Mu sebagai orang miskin; aku beribadah kepada-Mu dengan tunduk dan merendahkan diri; aku berdoa kepada-Mu dengan peresaan takut dan sabar. Aku mohon kepada-Mu sebagai permohonan orang yang lehernya tunduk kepada-Mu, patuh kepada-M, dengan air mata berderai dan hatinya hina dina”.
يَامَنْ أَلُوذُ بِهِ فِيمَا أُؤَمِّلُهُ وَمَن أَعُوْذُ بِهِ مِمَّا أُحَاذِرُهُ لاَيَجْبُرُ النَّاسُ عَظمًا أَنتَ كَاسِرُهُ وَلاَ يَهِيْضُونَ عَظْماً اَنتَ جَابِرُهُ
“Wahai Dzat yang aku berlindung kepada-Nya mengenai apa yang aku cita-citakan, wahai Dzat yang aku berlindung kepada-nya dari apa yang aku takutkan, tidak ada orang yang dapat menambal tulang yang Engkau patahkan, dan tidak ada yang dapat mematahkan tulang yang Engkau balut”.
Sabtu, 27 Juli 2013
Moga Bunda Disayang Allah*
Bunda,
Saat kami bayi, engkau orang terakhir tidur setelah dunia lelap,
bahkan boleh jadi tidak tidur, agar kami bisa nyenyak.
Dan engkau pula yang pertama kami lihat saat terjaga.
Bunda,
Saat kami kanak-kanak, engkau orang terakhir yang putus rasa sabarnya,
bahkan boleh jadi tidak pernah, walau orang2 lain telah jengkel setengah mati
Dan engkau pula yang pertama membesarkan hati.
Bunda,
Saat kami gagal, engkau orang terakhir yang berputus asa,
bahkan boleh jadi tidak pernah, meski seluruh dunia sudah berhenti berharap
Dan engkau pula yang pertama menghibur.
Bunda,
Saat kami sakit, engkau orang terakhir yang bertahan menemani,
bahkan boleh jadi tidak pernah pergi, meski sekitar telah kembali sibuk
Dan engkau pula yang pertama berbisik kabar kesembuhan.
Bunda,
Saat kami ragu2, engkau orang terakhir yang hilang keyakinan,
bahkan boleh jadi tidak pernah pergi, meski sekitar telah menyerah
Dan engkau pula yang pertama berbisik tentang janji-janji.
Walaupun,
Saat kami besar, boleh jadi engkau orang terakhir yang kami hubungi,
bahkan boleh jadi tidak pernah, karena alasan sibuk atau apalah
Walaupun,
Saat kami bahagia, boleh jadi engkau orang terakhir yang tahu,
bahkan boleh jadi benar2 amat terlambat, karena alasan tidak sempat atau apalah
Bunda,
Di antara bisik doa-doa-mu, sungguh terselip beribu nama kami
Dan boleh jadi itulah yang membawa kami hingga seperti hari ini
Engkau orang terakhir yang akan berhenti mendoakan kami,
bahkan boleh jadi tidak pernah berhenti, hingga akhir hayat.
Dan sungguh, Engkau pula orang pertama yang mengucapkan kata Amin bagi kami.




""





