Sabtu, 20 September 2014

Athaya Yumnaku...



Aku menemukan gadis kecil itu menangis di depan TV nya. Tanpa suara memang, tetapi dengan ekspresi yang menggambarkan kepiluan hatinya. Mulutnya mencibir, matanya berkaca dan mukanya merah meski pun masih ada gurat kepolosan. Ia belum genap berumur dua setengah tahun tapi aku banyak merasakan bahwa jalan pikirnya lebih dari anak seusia itu yang kerap ketemui dan kupelajari saat mata kuliah Tumbuh Kembang. Saat kutanya mengapa Ia menangis, ia hanya menunjuk dan berkata “mbaakk... nangiss...” suaranya bergetar.. Setelah agak lama kuamati, adegan di televisi itu menunjukkan dua anak kecil. Sepertinya mereka bersaudara, Seorang kakak perempuan dan adik lelakinya yang mencari ibunya entah ditinggal karena apa.. Aku tertawa, Ibuku pun mengikutiku. Lucu juga melihat anak batita yang menangis karena empati seperti itu.
                Pernah juga Ia duduk sendiri di depan rumah setelah Ia dimandikan. Ia bermain sendiri  namun matanya tetap mengamati sekelilingnya. Terdengar suara tangisan anak kecil di rumah seberang jalan. Ia tentu mengenalnya. Tidak lama, Ia berlari menghambur kepelukan ibunya yang sedang menjahit waktu itu. Lagi-lagi matanya basah. Sungguh, Kelak saat Ia sudah dewasa, aku yakin benar dia tidak mempunyai watak acuh kepada sesamanya, punya jiwa besar dan natural saja melakukan itu semua.
                Sesaaat sebelum aku kembali kesini, Ia memang sedikit rewel.Ibu, Bapak dan Aku padahal sudah di situ.  Apa pun yang kami lakukan salah di hadapannya. Aku sengaja memvideo kannya sedang menangis. Keeesokan harinya Ia membuka galeri di hape ku dan menemukan video Ia lagi menangis itu. Dan, lagi-lagi Ia menangis. Aduh nak, kami tertawa melihat kelakuanmu yang polos tapi yaaa seoerti itu.
                Apa pun makanan yang Ia punya selalu di tawarkan kepada yang lain. Apa pun itu. Meskipun kami tahu, Ia tak pernah bisa berhenti makan jelly sejempol jari itu. Ia murung saat jellynya habis. Dan kami harus berpura-pura menolaknya agar Ia puas menikmati  jelly inaco nya.
                Ia gemar membeli sesuatu dari mamang-mamang yang lewat di jalan. Meskipun pada akhirnya kami yang memakan makanan yang Ia beli. Suatu kali Aku mengantar Ia mengejar Mamang tukang bakso yang sudah agak jauh. Ia berlari, yaaaa berlarinya dia sama dengan berjalannya kami yang dewasa tentunya. Keluar halaman dan Ia menemukan adik sepupunya menangis. Tanpa diminta Ia berhenti dan menenangkan adik sepupunya tersebut. Tau apa yang  Ia lakukan? Ia mengelus pipi adiknya dan memeluk adik yang terpaut usia lima bulan darinya. Hmm.. aku hanya bisa melihat.
                Apa pun yang kami lakukan begitu cepat Ia lakukan juga. Seperti itu halnya dengan anak kecil lain. Apalagi batita yang sedang menjalan proses “periode emas” kata iklan susu formula di TV. Dari itulah, lingkungan sangat mempengaruhi bagaimana kepribadian orang dibentuk. Kitalah orang-orang terdekat yang harusnya mencotohkan dulu perilaku baik. Tidak lagi menunggu Ia tumbuh dewasa sehingga kita baru mencontohi dengan yang baik. Seperti halnya segumpal darah yang berarti segalanya bagi tubuh kita. Jika segumpal darah itu baik, maka baiklah diri kita. Ada yang berpendapat mengenai segumpal darah itu adalah Jantung, Hati nurani manusia, terakhir malah Dokter yang menjadi dosenku berpendapat bahwa segumpal darah merupakan hipotalamuse. Hipotalamuse memang kecil, terletak di kepala manusia. Kalau aku tidak salah, Hipotalamuse mempunyai tugas untuk mengatur perasaan dan sebagainya. Wallahua’lam..
                Athaya Yumnaku, yang kerap memanggilku “Kakak” meskipun tidak ada yang membiasakannya seperti itu. Mungkin dari sebayanya atau sepupu-sepupu kecilnya. Aku tidak suka sebenarnya, tapi apa pun itu.. Aku sangat yakin kamu menjadi salah satu dari mereka yang dapat menginspirasi banyak orang, dapat berbuat lebih untuk sesamamu, menjaga orang di sekitarmu.. Aku yakin. Kamu melewati masa kecilmu dengan bahagia, Semua menyayangimu, berusaha menurutimu, selalu menemanimu.. Ya, meskipun kadang kali kamu juga ikut menjadi samsak Ibu waktu Ia lagi kecapekan. Hehe.. aku juga, Tapi itu hanya sebagian kecil, bahagiamu jauuuuh lebih banyak.
Ia pandai bersolek, kerap kali kutemukan kotak make up ku terbuka dan semua isinya keluar.. Siapa lagi yang berani meminjam tanpa mengembalikannya dengan rapi? Eyeline di alis, Alis kanan atau kirinya saja, lipstik di bibirnya. Kelihatan monyong dan bibirnya jadi semakin lebar. Kuasku tetap dipegang. Diusap-usapkannya ke pipinya. Entah ini pelajaran baik atau buruk karena sering kali Ia melihat aku dan orang disekitarnya bersolek di hadapannya. Pernah suatu kali Ia lagi mengantuk dan rewel lagi. Ia ingin aku membuka laptopku dan memainkan video punya nya. Tapi sebelum video selesai Ia berteriak “Ganti Kak,” setelah ganti Ia tetap berteriak seperti itu. Ketika kutanya apa video yang Ia ingin.. Ia berkata “ayam ayam..” padahal tadi sudah kumainkan. Kumainkan lagi dan Ia berkata “gantigantiii,” “Bebek bebek,” akhirnya aku membuka video tutorial make up lalu Ia diam, Setelah beberapa menit, Aku pura-pura tidur dan akhirnya Ia tidur juga.. Rupanya hanya tutorial make up yang membuat Ia diam dan tidak memotong videonya dan mengatakan “Ganti gantiiii” dengan keras plus sedikit memukulku. (Rosyida)

Jumat, 09 Mei 2014

KELIHATANNYA BESAR DILIHAT



Lagi males jadi orang yang tak dianggap
Disepelekan, diremehkan, dianggap gitu-gitu aja

Lagi males jadi orang yang dianggap jadi followers
Dikira selalu ngikut, dikira tak punya pendapat, dikira selalu setuju

Lagi males jadi orang baik
Disuruh-suruh,dibohongi,  dihargai pun tidak
                                                     
Lagi males jadi diri sendiri

Pengen jadi orang lain yang KELIHATANNYA lebih nyaman
Pengen jadi orang BESAR biar kelihatan
Pengen jadi orang cantik biar DILIHAT


Rabu, 13 November 2013

Ada Hati yang Teramat Mengagumimu..

Aku tak akan melupakanmu secepat itu.
Secepat kamu menghapusku dari ingatanmu.
Aku tidak lupa, mendoakanmu di lima belas november nanti.
Meskipun aku tak datang ke tempatmu bertanding atau sekedar mengirim pesan agar kamu tahu, aku mendukungmu.
Mendukungmu dihari yang kau nanti.

Aku tak lupa tentang senyum seseorang yang kerap kutemukan di spionmu, apalagi senyum yg kudapati saat terakhir itu.
Aku tak lupa tentang perasaanku saat kau mendatangi rumahku, melihat kamu berbincang dengan ibuku sangat membuat hatiku gemas, caramu berpamitan dan jabat tangan ketika keningku beradu dengan belakang telapakmu. Aku senang,

Tapi aku harus menjaga hati yang lain, hatiku juga dari kelakuanmu yang tak pernah berada dalam keidealan dan akal sehatku. Tentang aku yang kau bawa bahagia, lalu kau jatuhkan lagi. Atau aku yang kau peluk dan kau bisikkan, "aku tak bisa bersamamu"..
Hati kecilku tetap menunggumu sejak lima november dua ribu dua belas aku menyerah dan melepas komitmenku. Tapi beruntunglah, lidahku selalu menanggapi dengan tidak atas ajakanmu mengulang ikatan lagi. karena aku tau, ada wanita baik hati yang telah berani menjagamu. Meski aku masih tak sanggup menolakmu saat kamu ingin bertandang ke kosan, atau pergi ke rumah dengan alibi ingin menemui adik kecilku. Aku tak sanggup melepasmu, sayang....
Meski aku waras. dan aku harua waras berhenti mengagumimu...

Selamat berjuang sayang, tanpa adanya aku di tanggal itu yakinlah bahwa Tuhan akan memberikan hal yang teramat baik untukmu.

Aku masih mencintaimu. Meski lidahku teramat kelu untuk mengakuinya di depanmu.

Selamat menjadi dirimu di limas november nanti. Semoga Tuhan tetap dan selalu menempatkanmu dalam kebaikan..

Rabu, 06 November 2013

NoComment!

hey kamu..
kamu yang entah berada di mana.
semoga dalam kebaikan dan keikhlasan menjalankan rutinitas yang telah ditentukan.
Ingatkan, kita di sini bukan karena kebetulan, daun yang jatuh saja telah tercatat di buku-Nya bukan?

Masihkah kalian disibukkan dengan hari-hari yang tidak menyenangkan?
Atau sedang bersama kawan yang tak sejalan pikirannya?
Atau kemampuan yang jauh dari mereka yang ada di sekitar kita?
Kerap merasa minder? tak punya apa-apa?
Dipandang sebelah mata bahkan?

Kesepian? atau merasa kosong? Biasa saja?

Saya merasakan. Sekarang. Saat ini. Kenapa?
Ada yang salah dengan jalan pikiran saya di tengah mereka yang sudah terbiasa hidup di hiruk-pikuk di bawah naungan tikus berdasi di konflik vertikal para elite politik. Entahlaah --"

Salahkah bila kita banyak uang tanpa berusaha?
Dengan tiduran saja mungkin.
Tanpa tugas setiap hari yang begitu mencekiknya.
Tanpa Praktikum anatomi setiap minggunya hingga menjadikan kamar kosan penuh dengan tulang. Gambar tulang maksudnya, Saya jenuuuh. Ingin pulaaang.

Kenapa Blitar-Malang jadi sejauh ini?
Bukankah kita biasa menempuhnya tak sampai dengan dua jam saja?

So freakin' bad!

Billionaire Lyrics- Bruno Mars

I wanna be a billionaire so freakin' bad
Buy all of the things I never had

I wanna be on the cover of Forbes magazine
Smiling next to Oprah and the Queen

Oh, every time I close my eyes
I see my name in shining lights

Yeah, a different city every night
Oh, I swear the world better prepare
For when I'm a billionaire

Yeah, I would have a show like Oprah I would be the host of
Everyday Christmas, give Travie your wish list
I'd probably pull an Angelina and Brad Pitt
And adopt a bunch of babies that ain't never had it
Give away a few Mercedes, like here lady have this
And last but not least grant somebody their last wish
It's been a couple months that I've been single so
You can call me Travie Claus minus the ho ho!
Get it I'd probably visit where Katrina hit
And damn sure do a lot more than FEMA did
Yeah, can't forget about me, stupid
Everywhere I go I'ma have my own theme music
Oh every time I close my eyes
I see my name in shining lights
A different city every night
Oh, I swear the world better prepare
For when I'm a billionaire

Oh oh, oh oh, for when I'm a Billionaire
Oh oh, oh oh

I'll be playing basketball with the President
Dunking on his delegates
Then I'll compliment him on his political etiquette
Toss a couple milli in the air just for the heck of it
But keep the fives, twenties, hiz and biz completely separate
And yeah I'll be in a whole new tax bracket
We in recession, but let me take a crack at it
I'll probably take whatever's left and just split it up
So everybody that I love can have a couple bucks
And not a single tummy around me would know what hungry was
Eating good, sleeping soundly
I know we all have a similar dream
Go in your pocket pull out your wallet, put it in the air and sing
I wanna be a billionaire so fucking bad
Buy all of the things I never had
Uh, I wanna be on the cover of Forbes magazine
Smiling next to Oprah and the Queen
Oh, every time I close my eyes
I see my name in shining lights
A different city every night
Oh, I swear the world better prepare
For when I'm a billionaire
When I'm a billionaire
I wanna be a billionaire so freakin bad




Selasa, 05 November 2013

Blitar dan Lima Novembernya

http://siliconangle.com/files/2012/11/nov5-guy-fawkes.jpgBlitar. Apa kabarmu?

Bagaimana kamu menyimpan mereka yang kusayang?

Bagaimana kamu menjaga mereka yang selalu mendoakanku di sini?
Ibuk, Bapak, Adek Attaya, Tante, Om, Mbah, Kakung dan semuanya? aku rinduuu

Bagaimana mungkin kamu aku tinggalkan selama ini hingga menyisakan kerinduan di sepucuk suapan pecelmu, ataukah renyahnya si rempeyek. Haaah entahlaah..

Bagaimana kamu menyimpan kenangan yang telah lama aku tinggalkan?
 Bagaimana kamu menyimpan cerita tak terakui dia yang selama ini kurindukan?

Aku merindukannya.
Caranya, Supportnya, tatapan matanya, ambisinya, sifat kekanak-kanakannya kadang, semuanya..
Bukan waktu yang sebentar melompat dari tanggal itu di tahun 2012 hingga kini tak sengaja menemui dan berada di tanggal yang sama setahun setelah kamu aku lepaskan.Kamu yang tidak pernah tahu sesulit apa aku berada di setahun ini. Kamu yang datang, kemudian pergi dan datang lagi dan pergi lagi lagi. Kamu yang sejak lama tak kusimpan di daftar nomor telepon, atau kamu yang tak pernah marah menanggapi sikapku yang juga bingung dengan sikapmu.

Blitar,
Masihkah kamu menyimpan cerita tentang kamu yang sejak lama kukagumi?
Kita pernah melewati hujan bersama, bukan?
Kita pernah berandai bersama kan?
Kita pernah bertukar tugas dan menyelesaikan dengan legawa, bukan?
Aku ingin melupakan. Tapi tidak dengan kenyataanya.

Dan hari ini, setahun sudah peristiwa itu. Tapi tetap saja tak ada yang lain yang mampu sepertimu..
Entah, demi kebodohan yang mana aku tetap menunggumu. Jika waktu selama ini dinyatakan dalam bentuk roti mungkin, bukan sekedar basi tapi telah banyak gembel-gembel berceceran di pinggirnya.





Kamis, 31 Oktober 2013

JODOH Pasti Bertemu (:p)

 Entah ada apa dan apa motifnya ekke suka beraaat sama ini lagu. Intinya, si lagu ini galau abis tanpa pesimis. yayaaaaa... gitulah gan, kira-kira.. Awalnya gak sengaja ngeliat judul lagu ini pas lagi downloadin adek lagu anak-anak, eeeh... nyasar ketemu ni lagu beberapa bulan lalu. Ketagihan denger dah sampek sekarang. Momet pas pulaaa.. haha :D

Afghan-Jodoh Pasti Bertemu

Andai engkau tahu betapa ku mencinta 
Selalu menjadikanmu isi dalam doaku
Ku tahu tak mudah menjadi yang kau pinta

 Ku pasrahkan hatiku, takdir kan menjawabnya
Jika aku bukan jalanmu 

Ku berhenti mengharapkanmu 

Jika aku memang tercipta untukmu 
Ku kan memilikimu, jodoh pasti bertemu
Andai engkau tahu betapa ku mencinta 

Selalu menjadikanmu isi dalam doaku 
Ku tahu tak mudah menjadi yang kau pinta 
Ku pasrahkan hatiku, takdir kan menjawabnya
 

Jika aku bukan jalanmu 
Ku berhenti mengharapkanmu 
Jika aku memang tercipta untukmu 
Ku kan memilikimu, jodoh pasti bertemu
Jika aku (jika aku) bukan jalanmu 

Ku berhenti mengharapkanmu 

Jika aku memang tercipta untukmu 
Ku kan memilikimu
(jika aku bukan jalanmu) 

Ku berhenti mengharapkanmu
 Jika aku memang tercipta untukmu 
Ku kan memilikimu, jodoh pasti bertemu

Rabu, 30 Oktober 2013

Its in me !

Bermimpilah dalam hidup, jangan hidup dalam mimpi.” (Andrea Hirata, Sang pemimpi). 
 
Perkenalkan, nama saya Cholifatur Rosyida mahasiswa baru di jurusan Fisioterapi UMM. Saya orang biasa yang lahir di sebuah kota biasa yang kecil, Blitar di Jawa Timur. Lahir dan dibesarkan oleh keluarga yang biasa-biasa pula. Dengan kisah hidup yang biasa-biasa juga. Seperti anak-anak lain yang menghabiskan masa kecilnya tanpa bermain layangan di sawah atau bermain petak umpet di pekarangan, saya menghabiskan waktu pagi hingga sore di sebuah sekolah islam terpadu di kabupaten saya. Mulai dari TK sampai dengan SMP.

Namun tidak dengan mimpi yang mulai terbangun saat saya menamatkan bangku SMA. Mimpi saya untuk mengubah kebiasaan masyarakat biasa yang mayoritas tidak memiliki kesadaran tentang budaya sehat bahkan acuh hingga akhirnya menyesal saat didera penyakit yang terlanjur serius. Sesuai “quotes” dari penulis yang sukses menggarap tetralogi Laskar Pelangi di atas. “Bermimpilah dalam hidup, jangan hidup dalam mimpi.” (Andrea Hirata, Sang pemimpi). Mengingatkan bahwa mimpi itu bagian dari hidup yang wajib dipunyai dan diperjuangkan untuk kita nikmati hasilnya suatu saat nanti. Tentunya dengan menunda kesenangan dan berserah kepada-Nya.

Keluar dari jurusan IPA saat saya mengenyam pendidikan di sekolah tingkat atas ternyata tak menghilangkan kebingungan saya saat masuk pada Prodi Fisioterapi ini. Mulai dari istilah ilmiah yang sebagai awam saya tidak pernah mendengar sampai tugas yang begitu banyaknya. Meskipun seperti itu, saya yakin dengan doa, usaha maksimal dan dengan menunda kesenangan, Tuhan akan memeluk dan mewujudkan mimpi-mimpi saya. Aamiin..

Sabtu, 20 September 2014

Athaya Yumnaku...



Aku menemukan gadis kecil itu menangis di depan TV nya. Tanpa suara memang, tetapi dengan ekspresi yang menggambarkan kepiluan hatinya. Mulutnya mencibir, matanya berkaca dan mukanya merah meski pun masih ada gurat kepolosan. Ia belum genap berumur dua setengah tahun tapi aku banyak merasakan bahwa jalan pikirnya lebih dari anak seusia itu yang kerap ketemui dan kupelajari saat mata kuliah Tumbuh Kembang. Saat kutanya mengapa Ia menangis, ia hanya menunjuk dan berkata “mbaakk... nangiss...” suaranya bergetar.. Setelah agak lama kuamati, adegan di televisi itu menunjukkan dua anak kecil. Sepertinya mereka bersaudara, Seorang kakak perempuan dan adik lelakinya yang mencari ibunya entah ditinggal karena apa.. Aku tertawa, Ibuku pun mengikutiku. Lucu juga melihat anak batita yang menangis karena empati seperti itu.
                Pernah juga Ia duduk sendiri di depan rumah setelah Ia dimandikan. Ia bermain sendiri  namun matanya tetap mengamati sekelilingnya. Terdengar suara tangisan anak kecil di rumah seberang jalan. Ia tentu mengenalnya. Tidak lama, Ia berlari menghambur kepelukan ibunya yang sedang menjahit waktu itu. Lagi-lagi matanya basah. Sungguh, Kelak saat Ia sudah dewasa, aku yakin benar dia tidak mempunyai watak acuh kepada sesamanya, punya jiwa besar dan natural saja melakukan itu semua.
                Sesaaat sebelum aku kembali kesini, Ia memang sedikit rewel.Ibu, Bapak dan Aku padahal sudah di situ.  Apa pun yang kami lakukan salah di hadapannya. Aku sengaja memvideo kannya sedang menangis. Keeesokan harinya Ia membuka galeri di hape ku dan menemukan video Ia lagi menangis itu. Dan, lagi-lagi Ia menangis. Aduh nak, kami tertawa melihat kelakuanmu yang polos tapi yaaa seoerti itu.
                Apa pun makanan yang Ia punya selalu di tawarkan kepada yang lain. Apa pun itu. Meskipun kami tahu, Ia tak pernah bisa berhenti makan jelly sejempol jari itu. Ia murung saat jellynya habis. Dan kami harus berpura-pura menolaknya agar Ia puas menikmati  jelly inaco nya.
                Ia gemar membeli sesuatu dari mamang-mamang yang lewat di jalan. Meskipun pada akhirnya kami yang memakan makanan yang Ia beli. Suatu kali Aku mengantar Ia mengejar Mamang tukang bakso yang sudah agak jauh. Ia berlari, yaaaa berlarinya dia sama dengan berjalannya kami yang dewasa tentunya. Keluar halaman dan Ia menemukan adik sepupunya menangis. Tanpa diminta Ia berhenti dan menenangkan adik sepupunya tersebut. Tau apa yang  Ia lakukan? Ia mengelus pipi adiknya dan memeluk adik yang terpaut usia lima bulan darinya. Hmm.. aku hanya bisa melihat.
                Apa pun yang kami lakukan begitu cepat Ia lakukan juga. Seperti itu halnya dengan anak kecil lain. Apalagi batita yang sedang menjalan proses “periode emas” kata iklan susu formula di TV. Dari itulah, lingkungan sangat mempengaruhi bagaimana kepribadian orang dibentuk. Kitalah orang-orang terdekat yang harusnya mencotohkan dulu perilaku baik. Tidak lagi menunggu Ia tumbuh dewasa sehingga kita baru mencontohi dengan yang baik. Seperti halnya segumpal darah yang berarti segalanya bagi tubuh kita. Jika segumpal darah itu baik, maka baiklah diri kita. Ada yang berpendapat mengenai segumpal darah itu adalah Jantung, Hati nurani manusia, terakhir malah Dokter yang menjadi dosenku berpendapat bahwa segumpal darah merupakan hipotalamuse. Hipotalamuse memang kecil, terletak di kepala manusia. Kalau aku tidak salah, Hipotalamuse mempunyai tugas untuk mengatur perasaan dan sebagainya. Wallahua’lam..
                Athaya Yumnaku, yang kerap memanggilku “Kakak” meskipun tidak ada yang membiasakannya seperti itu. Mungkin dari sebayanya atau sepupu-sepupu kecilnya. Aku tidak suka sebenarnya, tapi apa pun itu.. Aku sangat yakin kamu menjadi salah satu dari mereka yang dapat menginspirasi banyak orang, dapat berbuat lebih untuk sesamamu, menjaga orang di sekitarmu.. Aku yakin. Kamu melewati masa kecilmu dengan bahagia, Semua menyayangimu, berusaha menurutimu, selalu menemanimu.. Ya, meskipun kadang kali kamu juga ikut menjadi samsak Ibu waktu Ia lagi kecapekan. Hehe.. aku juga, Tapi itu hanya sebagian kecil, bahagiamu jauuuuh lebih banyak.
Ia pandai bersolek, kerap kali kutemukan kotak make up ku terbuka dan semua isinya keluar.. Siapa lagi yang berani meminjam tanpa mengembalikannya dengan rapi? Eyeline di alis, Alis kanan atau kirinya saja, lipstik di bibirnya. Kelihatan monyong dan bibirnya jadi semakin lebar. Kuasku tetap dipegang. Diusap-usapkannya ke pipinya. Entah ini pelajaran baik atau buruk karena sering kali Ia melihat aku dan orang disekitarnya bersolek di hadapannya. Pernah suatu kali Ia lagi mengantuk dan rewel lagi. Ia ingin aku membuka laptopku dan memainkan video punya nya. Tapi sebelum video selesai Ia berteriak “Ganti Kak,” setelah ganti Ia tetap berteriak seperti itu. Ketika kutanya apa video yang Ia ingin.. Ia berkata “ayam ayam..” padahal tadi sudah kumainkan. Kumainkan lagi dan Ia berkata “gantigantiii,” “Bebek bebek,” akhirnya aku membuka video tutorial make up lalu Ia diam, Setelah beberapa menit, Aku pura-pura tidur dan akhirnya Ia tidur juga.. Rupanya hanya tutorial make up yang membuat Ia diam dan tidak memotong videonya dan mengatakan “Ganti gantiiii” dengan keras plus sedikit memukulku. (Rosyida)

Jumat, 09 Mei 2014

KELIHATANNYA BESAR DILIHAT



Lagi males jadi orang yang tak dianggap
Disepelekan, diremehkan, dianggap gitu-gitu aja

Lagi males jadi orang yang dianggap jadi followers
Dikira selalu ngikut, dikira tak punya pendapat, dikira selalu setuju

Lagi males jadi orang baik
Disuruh-suruh,dibohongi,  dihargai pun tidak
                                                     
Lagi males jadi diri sendiri

Pengen jadi orang lain yang KELIHATANNYA lebih nyaman
Pengen jadi orang BESAR biar kelihatan
Pengen jadi orang cantik biar DILIHAT


Rabu, 13 November 2013

Ada Hati yang Teramat Mengagumimu..

Aku tak akan melupakanmu secepat itu.
Secepat kamu menghapusku dari ingatanmu.
Aku tidak lupa, mendoakanmu di lima belas november nanti.
Meskipun aku tak datang ke tempatmu bertanding atau sekedar mengirim pesan agar kamu tahu, aku mendukungmu.
Mendukungmu dihari yang kau nanti.

Aku tak lupa tentang senyum seseorang yang kerap kutemukan di spionmu, apalagi senyum yg kudapati saat terakhir itu.
Aku tak lupa tentang perasaanku saat kau mendatangi rumahku, melihat kamu berbincang dengan ibuku sangat membuat hatiku gemas, caramu berpamitan dan jabat tangan ketika keningku beradu dengan belakang telapakmu. Aku senang,

Tapi aku harus menjaga hati yang lain, hatiku juga dari kelakuanmu yang tak pernah berada dalam keidealan dan akal sehatku. Tentang aku yang kau bawa bahagia, lalu kau jatuhkan lagi. Atau aku yang kau peluk dan kau bisikkan, "aku tak bisa bersamamu"..
Hati kecilku tetap menunggumu sejak lima november dua ribu dua belas aku menyerah dan melepas komitmenku. Tapi beruntunglah, lidahku selalu menanggapi dengan tidak atas ajakanmu mengulang ikatan lagi. karena aku tau, ada wanita baik hati yang telah berani menjagamu. Meski aku masih tak sanggup menolakmu saat kamu ingin bertandang ke kosan, atau pergi ke rumah dengan alibi ingin menemui adik kecilku. Aku tak sanggup melepasmu, sayang....
Meski aku waras. dan aku harua waras berhenti mengagumimu...

Selamat berjuang sayang, tanpa adanya aku di tanggal itu yakinlah bahwa Tuhan akan memberikan hal yang teramat baik untukmu.

Aku masih mencintaimu. Meski lidahku teramat kelu untuk mengakuinya di depanmu.

Selamat menjadi dirimu di limas november nanti. Semoga Tuhan tetap dan selalu menempatkanmu dalam kebaikan..

Rabu, 06 November 2013

NoComment!

hey kamu..
kamu yang entah berada di mana.
semoga dalam kebaikan dan keikhlasan menjalankan rutinitas yang telah ditentukan.
Ingatkan, kita di sini bukan karena kebetulan, daun yang jatuh saja telah tercatat di buku-Nya bukan?

Masihkah kalian disibukkan dengan hari-hari yang tidak menyenangkan?
Atau sedang bersama kawan yang tak sejalan pikirannya?
Atau kemampuan yang jauh dari mereka yang ada di sekitar kita?
Kerap merasa minder? tak punya apa-apa?
Dipandang sebelah mata bahkan?

Kesepian? atau merasa kosong? Biasa saja?

Saya merasakan. Sekarang. Saat ini. Kenapa?
Ada yang salah dengan jalan pikiran saya di tengah mereka yang sudah terbiasa hidup di hiruk-pikuk di bawah naungan tikus berdasi di konflik vertikal para elite politik. Entahlaah --"

Salahkah bila kita banyak uang tanpa berusaha?
Dengan tiduran saja mungkin.
Tanpa tugas setiap hari yang begitu mencekiknya.
Tanpa Praktikum anatomi setiap minggunya hingga menjadikan kamar kosan penuh dengan tulang. Gambar tulang maksudnya, Saya jenuuuh. Ingin pulaaang.

Kenapa Blitar-Malang jadi sejauh ini?
Bukankah kita biasa menempuhnya tak sampai dengan dua jam saja?

So freakin' bad!

Billionaire Lyrics- Bruno Mars

I wanna be a billionaire so freakin' bad
Buy all of the things I never had

I wanna be on the cover of Forbes magazine
Smiling next to Oprah and the Queen

Oh, every time I close my eyes
I see my name in shining lights

Yeah, a different city every night
Oh, I swear the world better prepare
For when I'm a billionaire

Yeah, I would have a show like Oprah I would be the host of
Everyday Christmas, give Travie your wish list
I'd probably pull an Angelina and Brad Pitt
And adopt a bunch of babies that ain't never had it
Give away a few Mercedes, like here lady have this
And last but not least grant somebody their last wish
It's been a couple months that I've been single so
You can call me Travie Claus minus the ho ho!
Get it I'd probably visit where Katrina hit
And damn sure do a lot more than FEMA did
Yeah, can't forget about me, stupid
Everywhere I go I'ma have my own theme music
Oh every time I close my eyes
I see my name in shining lights
A different city every night
Oh, I swear the world better prepare
For when I'm a billionaire

Oh oh, oh oh, for when I'm a Billionaire
Oh oh, oh oh

I'll be playing basketball with the President
Dunking on his delegates
Then I'll compliment him on his political etiquette
Toss a couple milli in the air just for the heck of it
But keep the fives, twenties, hiz and biz completely separate
And yeah I'll be in a whole new tax bracket
We in recession, but let me take a crack at it
I'll probably take whatever's left and just split it up
So everybody that I love can have a couple bucks
And not a single tummy around me would know what hungry was
Eating good, sleeping soundly
I know we all have a similar dream
Go in your pocket pull out your wallet, put it in the air and sing
I wanna be a billionaire so fucking bad
Buy all of the things I never had
Uh, I wanna be on the cover of Forbes magazine
Smiling next to Oprah and the Queen
Oh, every time I close my eyes
I see my name in shining lights
A different city every night
Oh, I swear the world better prepare
For when I'm a billionaire
When I'm a billionaire
I wanna be a billionaire so freakin bad




Selasa, 05 November 2013

Blitar dan Lima Novembernya

http://siliconangle.com/files/2012/11/nov5-guy-fawkes.jpgBlitar. Apa kabarmu?

Bagaimana kamu menyimpan mereka yang kusayang?

Bagaimana kamu menjaga mereka yang selalu mendoakanku di sini?
Ibuk, Bapak, Adek Attaya, Tante, Om, Mbah, Kakung dan semuanya? aku rinduuu

Bagaimana mungkin kamu aku tinggalkan selama ini hingga menyisakan kerinduan di sepucuk suapan pecelmu, ataukah renyahnya si rempeyek. Haaah entahlaah..

Bagaimana kamu menyimpan kenangan yang telah lama aku tinggalkan?
 Bagaimana kamu menyimpan cerita tak terakui dia yang selama ini kurindukan?

Aku merindukannya.
Caranya, Supportnya, tatapan matanya, ambisinya, sifat kekanak-kanakannya kadang, semuanya..
Bukan waktu yang sebentar melompat dari tanggal itu di tahun 2012 hingga kini tak sengaja menemui dan berada di tanggal yang sama setahun setelah kamu aku lepaskan.Kamu yang tidak pernah tahu sesulit apa aku berada di setahun ini. Kamu yang datang, kemudian pergi dan datang lagi dan pergi lagi lagi. Kamu yang sejak lama tak kusimpan di daftar nomor telepon, atau kamu yang tak pernah marah menanggapi sikapku yang juga bingung dengan sikapmu.

Blitar,
Masihkah kamu menyimpan cerita tentang kamu yang sejak lama kukagumi?
Kita pernah melewati hujan bersama, bukan?
Kita pernah berandai bersama kan?
Kita pernah bertukar tugas dan menyelesaikan dengan legawa, bukan?
Aku ingin melupakan. Tapi tidak dengan kenyataanya.

Dan hari ini, setahun sudah peristiwa itu. Tapi tetap saja tak ada yang lain yang mampu sepertimu..
Entah, demi kebodohan yang mana aku tetap menunggumu. Jika waktu selama ini dinyatakan dalam bentuk roti mungkin, bukan sekedar basi tapi telah banyak gembel-gembel berceceran di pinggirnya.





Kamis, 31 Oktober 2013

JODOH Pasti Bertemu (:p)

 Entah ada apa dan apa motifnya ekke suka beraaat sama ini lagu. Intinya, si lagu ini galau abis tanpa pesimis. yayaaaaa... gitulah gan, kira-kira.. Awalnya gak sengaja ngeliat judul lagu ini pas lagi downloadin adek lagu anak-anak, eeeh... nyasar ketemu ni lagu beberapa bulan lalu. Ketagihan denger dah sampek sekarang. Momet pas pulaaa.. haha :D

Afghan-Jodoh Pasti Bertemu

Andai engkau tahu betapa ku mencinta 
Selalu menjadikanmu isi dalam doaku
Ku tahu tak mudah menjadi yang kau pinta

 Ku pasrahkan hatiku, takdir kan menjawabnya
Jika aku bukan jalanmu 

Ku berhenti mengharapkanmu 

Jika aku memang tercipta untukmu 
Ku kan memilikimu, jodoh pasti bertemu
Andai engkau tahu betapa ku mencinta 

Selalu menjadikanmu isi dalam doaku 
Ku tahu tak mudah menjadi yang kau pinta 
Ku pasrahkan hatiku, takdir kan menjawabnya
 

Jika aku bukan jalanmu 
Ku berhenti mengharapkanmu 
Jika aku memang tercipta untukmu 
Ku kan memilikimu, jodoh pasti bertemu
Jika aku (jika aku) bukan jalanmu 

Ku berhenti mengharapkanmu 

Jika aku memang tercipta untukmu 
Ku kan memilikimu
(jika aku bukan jalanmu) 

Ku berhenti mengharapkanmu
 Jika aku memang tercipta untukmu 
Ku kan memilikimu, jodoh pasti bertemu

Rabu, 30 Oktober 2013

Its in me !

Bermimpilah dalam hidup, jangan hidup dalam mimpi.” (Andrea Hirata, Sang pemimpi). 
 
Perkenalkan, nama saya Cholifatur Rosyida mahasiswa baru di jurusan Fisioterapi UMM. Saya orang biasa yang lahir di sebuah kota biasa yang kecil, Blitar di Jawa Timur. Lahir dan dibesarkan oleh keluarga yang biasa-biasa pula. Dengan kisah hidup yang biasa-biasa juga. Seperti anak-anak lain yang menghabiskan masa kecilnya tanpa bermain layangan di sawah atau bermain petak umpet di pekarangan, saya menghabiskan waktu pagi hingga sore di sebuah sekolah islam terpadu di kabupaten saya. Mulai dari TK sampai dengan SMP.

Namun tidak dengan mimpi yang mulai terbangun saat saya menamatkan bangku SMA. Mimpi saya untuk mengubah kebiasaan masyarakat biasa yang mayoritas tidak memiliki kesadaran tentang budaya sehat bahkan acuh hingga akhirnya menyesal saat didera penyakit yang terlanjur serius. Sesuai “quotes” dari penulis yang sukses menggarap tetralogi Laskar Pelangi di atas. “Bermimpilah dalam hidup, jangan hidup dalam mimpi.” (Andrea Hirata, Sang pemimpi). Mengingatkan bahwa mimpi itu bagian dari hidup yang wajib dipunyai dan diperjuangkan untuk kita nikmati hasilnya suatu saat nanti. Tentunya dengan menunda kesenangan dan berserah kepada-Nya.

Keluar dari jurusan IPA saat saya mengenyam pendidikan di sekolah tingkat atas ternyata tak menghilangkan kebingungan saya saat masuk pada Prodi Fisioterapi ini. Mulai dari istilah ilmiah yang sebagai awam saya tidak pernah mendengar sampai tugas yang begitu banyaknya. Meskipun seperti itu, saya yakin dengan doa, usaha maksimal dan dengan menunda kesenangan, Tuhan akan memeluk dan mewujudkan mimpi-mimpi saya. Aamiin..